Atur jumlah dan catatan
Stok Total: Sisa 5
Subtotal
Rp98.800
People Power Filipina & Reformasi Indonesia - B. Herry-Priyono
Rp98.800
ORIGINAL
People Power Filipina & Reformasi Indonesia Catatan Kritis dari Perspektif Ekonomi-Politik
B. Herry-Priyono
PBK
9786233464000
296 hal
Terbit: Februari 2022
Soft Cover
15 x 23 cm
Perjalanan hidupnya telah mengantar dia untuk menyaksikan dari dekat denyut revolusi di Manila itu. Dia pun menulis refleksi tentangnya saat studi bidang Ekonomi-Politik dan Sosiologi di Manila.
Dan, dia juga menyaksikan dan melibati jalannya Reformasi 1998 di Tanah Air.
Sungguh, dia seolah hadir melakukan studi perbandingan dua negara yang menghadapi perubahan besar dengan berbagai aspek di dalamnya. Hal itu terjadi begitu saja karena saat artikel-artikel itu ditulis tentu saja tak ada sebuah grand design membuat buku seperti tersaji sekarang.
Dari situ, kita melihat ada titik-titik persamaan masalah yang dihadapi dua negeri serumpun ini, mulai dari supremasi sipil atas militer, masalah kemiskinan di perkotaan, korupsi-kolusi-nepotisme, pengangguran, utang luar negeri, salah urus negara oleh pemerintahan otoriter, otonomi daerah, perbedaaan kepentingan dalam gerakan massa dengan spontanitas dan segala maksud elemen-elemen yang berbeda di dalamnya, land reform, oligarki kekuasaan yang berusaha kembali. Tentu dengan ciri khas kerumitan masing-masing yang disuguhkan secara elok sebagai hasil ketajaman pisau analisisnya.
People Power Filipina & Reformasi Indonesia Catatan Kritis dari Perspektif Ekonomi-Politik
B. Herry-Priyono
PBK
9786233464000
296 hal
Terbit: Februari 2022
Soft Cover
15 x 23 cm
Perjalanan hidupnya telah mengantar dia untuk menyaksikan dari dekat denyut revolusi di Manila itu. Dia pun menulis refleksi tentangnya saat studi bidang Ekonomi-Politik dan Sosiologi di Manila.
Dan, dia juga menyaksikan dan melibati jalannya Reformasi 1998 di Tanah Air.
Sungguh, dia seolah hadir melakukan studi perbandingan dua negara yang menghadapi perubahan besar dengan berbagai aspek di dalamnya. Hal itu terjadi begitu saja karena saat artikel-artikel itu ditulis tentu saja tak ada sebuah grand design membuat buku seperti tersaji sekarang.
Dari situ, kita melihat ada titik-titik persamaan masalah yang dihadapi dua negeri serumpun ini, mulai dari supremasi sipil atas militer, masalah kemiskinan di perkotaan, korupsi-kolusi-nepotisme, pengangguran, utang luar negeri, salah urus negara oleh pemerintahan otoriter, otonomi daerah, perbedaaan kepentingan dalam gerakan massa dengan spontanitas dan segala maksud elemen-elemen yang berbeda di dalamnya, land reform, oligarki kekuasaan yang berusaha kembali. Tentu dengan ciri khas kerumitan masing-masing yang disuguhkan secara elok sebagai hasil ketajaman pisau analisisnya.
Ada masalah dengan produk ini?
ULASAN PEMBELI

Belum ada ulasan untuk produk ini
Beli produk ini dan jadilah yang pertama memberikan ulasan